Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Cara Install Emulator + SDK Android Secara Offline

Rabu, 15 Agustus 2012



“Android….Android….dan Android….”, kira-kira itulah yang lagi booming di kampus saya. Mulai dari yang rame ikut-ikutan beli hape android sampai yang coba-coba untuk mencicipi programming di platform android. Kalau yang terakhir ini (programming di android)  memang peminatnya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan yang minat dengan hapenya. Berhubung pada mata kuliah pemrograman mobile dan salah satu program kerja UKM Kloso yang menggunakan platform android sebagai media penerapan aplikasinya, banyak deh yang mulai meng-install SDK android. SDK android ukuran file-file’nya lumayan besar, dan itu semua harus di-install via online (download dulu, baru install). FYI, dulu saya hampir butuh waktu 1 bulan untuk men-download semua SDK lengkapnya :D , numpang download dimana-dimana kalo pas lagi ada koneksi internet nganggur+kencang. Dan walaupun koneksinya sudah kencang, tetap saja butuh waktu yang lama karena harus download langsung dari repo-nya Google. Setelah semuanya selesai di-download, barulah saya tau kalo di UGM sudah ada repo lokalnya. File-file SDK-nya disediakan di FTP UGM dan dengan ini kita bisa mendownload-nya langsung+lebih cepat dengan download manager sekelas IDM. Nah, pada postingan kali ini saya akan menjelaskan Cara Install Emulator + SDK Android Secara Offline. Offline disini artinya SDK bisa di-download terlebih dahulu dengan IDM, tanpa menggunakan SDK Manager Android sebagaimana umumnya.
1. Ini saya praktekkan di komputer dengan OS Windows 7, karena ketika saya coba di Ubuntu banyak sekali error-nya.
2. Aplikasi android itu dikembangkan dengan bahasa pemrograman java, jadinya kita harus menginstall JDK terlebih dahulu. Sekedar saran, gunakan JDK versi 1.6, jangan menggunakan JDK versi 1.7. Setelah selesai diinstal, klik kanan my computer > properties > Advanced system settings > Environment Variables. Pilih new (user variables), pada variable name berikan nama PATH dan pada variable value berikan direktori JDK yang telah di-install (C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_25\bin). Klik OK.
3. Download, ekstrak dan install SDK Manager, bisa di download di http://dl.google.com/android/android-sdk_r16-windows.zip. Tampilan SDK Manager yang saya gunakan disini berbeda dengan versi yang terbaru, mengingat saya mendownload SDK Manager versi yang terdahulu.
4. Itu baru SDK Manager-nya, sekarang saatnya untuk men-download file-file SDK-nya. Bisa langsung melalui SDK Manager (ini khusus bagi rekan-rekan yang mau menunggu lama :D ) atau bisa juga melalui repo lokal UGM. Disini saya sarankan melalui repo lokal UGM saja, karena pasti lebih cepat. Ini alamat reponya, http://repo.ugm.ac.id/ekstra/software/android/components/. Akan terlihat banyak list SDK android dengan versi yang berbeda-beda (cari yang untuk windows). Download SDK versi 2.2 (android-2.2_r02-windows.zip).
5. Setelah selesai di-download, ekstrak file android-2.2_r02-windows.zip di direktori instalasi SDK Manager (C:/Program Files/android/platforms). Jika SDK Manager dijalankan kembali, maka pada tab installed pacakge akan muncul SDK yang sudah kita ekstrak tadi.
6. SDK dan SDK Manager sudah terinstall di laptop kita, sekarang kita lanjutkan dengan men-download IDE-nya, disarankan untuk menggunakan Eclipse. IDE Eclipse bisa di download di http://www.eclipse.org/downloads/, pilih Eclipse IDE for Java Developers.
7. Ekstrak IDE Eclipse dan tidak perlu di-install, karena IDE Eclipse ini bersifat executable dan portable.
8. Untuk menghubungkan antara SDK android dengan IDE Eclipse, dibutuhkan ADT (Android Development Tool) plug-in. ADT plug-in bisa di-download di http://developer.android.com/sdk/eclipse-adt.html, versi yang terbaru ialah versi 16. Ekstrak file ADT plugin pada sembarang folder.
9. Jalankan eclipse dan install ADT plugin, melalui Help > Install New Software > Klik tombol Add > Berikan nama dan masukkan direktori dimana file ADT plugin yang telah diekstrak tadi > Centang opsi Developer Tools > Next. Tunggu beberapa saat hingga ADT plugin berhasil ditambahkan di repositori lokal Eclipse.
10. Sekarang kita lanjut untuk mengambil daftar file SDK-SDK yang ada di SDK Manager agar ketika pertama kali Eclipse dijalankan, file SDK-SDK bisa langsung dimuat/load ke dalam Eclipse. Pilih Window > Prefrences > Klik Android > Pada SDK Location, klik Browse dan cari direktori instalasi file-file SDK > Klik Apply. Tunggu beberapa saat hingga semua daftar SDK muncul, klik OK.
11. Sekarang kita sudah dapat mulai untuk membuat aplikasi android, dan jangan lupa untuk membuat emulatornya terlebih dahulu ketika akan mencobanya.
Lumayan panjang dan butuh waktu kan cara install SDK-nya :D …???? OK deh, sekian dulu postingan saya kali ini. Semoga bisa bermanfaat untuk rekan-rekan yang sedang belajar membuat aplikasi di platform Android.
https://indahabni.blogspot.com/2012/08/cara-install-emulator-sdk-android.html
Sabtu, 24 Maret 2012





Sejarah Android
Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson, dan lainnya.
Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.
Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps – aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.
Android versi 4.0 (Ice Cream)
Android versi 4.0 akan dirilis akhir tahun 2011.

Fitur
Fitur yang tersedia di Android adalah:
•             Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
•             Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
•             Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
•             SQLite: untuk penyimpanan data.
•             Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
•             GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
•             Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)

Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)
Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.
Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.
Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mempelajari Android atau ingin berbagi informasi dan teknologi terkait sistem operasi buatan Google ini, Anda bisa membuka situs Android Indonesia yang beralamat di http://android-indonesia.com. Di sini Anda dapat mengikuti perkembangan teknologi Android secara berlanjut. Diantaranya adalah informasi terupdate terkait market Android Indonesia seperti persaingan antar vendor yang berlomba-lomba meluncurkan ponsel berbasis sistem operasi Android hingga seputar layanan atau aplikasi handset yang berbasis sistem operasi ini. Informasi tersebut disajikan dalam format artikel maupun video.
Selain itu, Anda juga dapat menjadi anggota komunitas dengan terlebih dahulu melakukan pendaftaran. Dengan begitu Anda dapat bertukar informasi terkait sistem operasi ini baik dengan sesama pengguna ataupun dengan administrator. Disamping itu, Anda juga dapat melihat detail spesifikasi handset / ponsel berbasis Android yang telah beredar di pasaran.
Situs ini bisa menjadi salah satu referensi dan panduan bagi Anda yang berminat untuk mempelajari lebih dalam tentang sistem operasi Android buatan google ini.
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
*****
Android is an open mobile operating system made by Google. Android operating system has been used in some handsets (phones) in The world. In the world alone Android operating system is still somewhat less familiar among us, this is probably due to lack of support information and phone that supports it. But look at the current penetration of Android will not be possible if the operating system is becoming a strong competitor for Symbian and Windows Mobile. Predicted in 2012, this Android phone market will reach 12%.
History of Android
In July 2000, Google Inc. in cooperation with the Android., A company located in Palo Alto, California, United States. The founders of Android Inc.. working at Google, including Andy Rubin and Rich Miner, Nick Sears, and Chris White. At that time many consider the functions of Android Inc.. just as software on mobile phones. Since then rumors that Google was about to enter the mobile phone market. At the company Google, Rubin led the team in charge of developing programs of mobile devices supported by the Linux kernel. This shows an indication that Google is preparing for a competition in the mobile phone market. latest android version is version 3.0. Android also has joined with several smart mobile such as Nokia, Sony Ericsson, and others.
2007-2008: early Products
Around September 2007 a study reported that Google filed a patent application mobile phone (Google finally introduced the Nexus One, one type of GSM smart phone which uses the Android operating system. This mobile phone manufactured by HTC Corporation and is available on the market on January 5, 2010) .
On December 9, 2008, announced the new members who joined in the work program Android ARM Holdings, Atheros Communications, manufactured by Asustek Computer Inc., Garmin Ltd., Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp., and Vodafone Group Plc. As the formation of the Open Handset Alliance, OHA announced their first product, Android, the mobile device (mobile) which is a modified Linux kernel 2.6. Since Android was released has been carried out various reforms in the form of bug fixes and new feature additions.

The first phone using Android operating system is the HTC Dream, which was released on October 22, 2008. At the end of 2009 is estimated at least in this world there are 18 types of mobile phones that use Android.
Android version 1.1
On March 9, 2009, Google released the Android version 1.1. Android version is equipped with an aesthetic update to the application, alarm clock, voice search (voice search), sending messages with Gmail, and email notifications.
Android version 1.5 (Cupcake)
In mid-May 2009, Google released a mobile phone using Android and the SDK (Software Development Kit) with version 1.5 (Cupcake). There are several updates including the addition of several features in this mobile version: the ability to record and watch videos with the camera mode, upload to Youtube videos and pictures to Picasa directly from the phone, A2DP Bluetooth support, the ability to automatically connect to a Bluetooth headset, animated scenes, and on-screen keyboard that can be tailored to the system.
Android version 1.6 (Donut)
Donut (version 1.6) was released in September by displaying the search process better than before, the use of a battery indicator and control applet VPN. Another feature is the gallery that allows users to select photos to be removed; cameras, camcorders and interface the gallery; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, and Text-to-speech engine; ability to dial a contact; technological change text to speech (not available on all phones; procurement VWGA resolution.
Android version 2.0/2.1 (Eclair)
On December 3, 2009 re-launched Android phone with version 2.0/2.1 (Eclair), changes were made to the hardware optimization, improved Google Maps 3.1.2, change the UI with a new browser and support for HTML5, the new list of contacts, support flash for the camera 3 , 2 MP, digital zoom, and Bluetooth 2.1.
To move quickly in the competitive next-generation devices, Google held a competition to invest with the best mobile applications (killer apps – applications seeding). This competition with prizes $ 25,000 for each selected application developers. The competition was held during the two stages of each step of the selected 50 best applications.
With the growing and increasingly growing number of Android handsets, a growing number of interested third parties to distribute their applications to the Android operating system. Famous application is converted into the operating system Android is Shazam, Backgrounds, and WeatherBug. Android operating system in the Internet site is also considered important to create native Android applications, for example by MySpace and Facebook.
Android version 2.2 (Froyo: Frozen Yogurt)
On May 20, 2010, the Android version 2.2 (Froyo) was launched. The changes are generally against the previous versions include support for Adobe Flash 10.1, speed and performance of applications 2 to 5 times faster, integration V8 JavaScript engine used by Google Chrome that speeds rendering capability in the browser, the installation of applications in the SD Card, WiFi capabilities portable hotspot, and the ability to auto update in the Android Market application.
Android version 2.3 (Gingerbread)
On December 6, 2010, the Android version 2.3 (Gingerbread) was launched. General changes obtained from the Android version include increased ability of the game (gaming), improved copy paste function, the display interface (User Interface) redesigned, support for video formats VP8 and WebM, new audio effects (reverb, equalization, headphone virtualization, and bass boost), support the ability of Near Field Communication (NFC), and support the number of cameras is more than one.
Android version 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb designed specifically for the tablet. Android version supports larger screen sizes. User Interface on Honeycomb is also different because it was designed for the tablet. Honeycomb also supports multi-processors and hardware acceleration (hardware) for graphics. The first tablet is made by running Honeycomb is the Motorola Xoom. Tablet devices with the Android 3.0 platform will soon be present in Indonesia. The device is called the Eee Pad Transformer production from Asus. Indonesia plans to enter the market in May 2011.
Android version 4.0 (Ice Cream)
Android version 4.0 will be released later in 2011.
Features
Features available in Android is:
• Framework application: it allows the use and removal of components available.
• Dalvik virtual machine: a virtual machine optimized for mobile devices.
• Graphs: graphs in 2D and 3D graphics library based on OpenGL.
• SQLite: for data storage.
• Supports media: audio, video, and various image formats (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
• GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, and WiFi (hardware dependent)
• Cameras, Global Positioning System (GPS), compass, and accelerometer (hardware dependent)

Android for the open source community (open source)
Android has many advantages as a software that uses computer code base that can be distributed openly (open source) so that users can create new applications in it. Android has native applications such as pushmail integrated Google Gmail, Google Maps, and Google Calendar.
The fans of open source and then build a community that builds and share-based Android firmware with a number of adjustments and additional features, such as FLAC lossless audio and the ability to save downloaded applications on the microSD card. They often update the firmware and packages combines elements of the functions of Android that has not been officially launched in a carrier-sanction firmware.
Well, for those of you who are interested to learn Android or want to share information and related technology Google’s operating system, you can open the Android site is located at http://android-indonesia.com Indonesia. Here you can keep up with Android technology is continuing. Among them is the updated information related to Android Indonesia market as competition between vendors vying to launch Android-based mobile operating system up to around service or application-based handsets this operating system. The information is presented in the format of the article or video.
In addition, you also can become members of the community with advance registration. That way you can exchange information related to the operating system is good with other users or the administrator. In addition, you also can see the detail specifications of the handset / mobile phone based on Android which has been circulating on the market.
This site can be one of the reference and guide for those who are interested to learn more about the Google Android operating system made it.
Reference
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_ (sistem_operasi)
https://indahabni.blogspot.com/2012/03/mengenal-lebih-dalam-sistem-operasi.html
Selasa, 18 Oktober 2011

Keamanan SISTEM OPERASI

Linux


Komponen Arsitektur Keamanan Linux :

  1. Account Pemakai (user account)

Keuntungan :
    • Kekuasaan dalam satu account yaitu root, sehingga mudah dalam administrasi system.
    • Kecerobohan salah satu user tidak berpengaruh kepada system secara keseluruhan.
    • Masing-masing user memiliki privacy yang ketat

Macam User :
Root : kontrol system file, user, sumber daya (devices) dan akses jaringan
User : account dengan kekuasaan yang diatur oleh root dalam melakukan aktifitas dalam
system.
Group : kumpulan user yang memiliki hak sharing yang sejenis terhadap suatu devices
tertentu.

  1. Kontrol Akses secara Diskresi (Discretionary Access control)

Discretionary Access control (DAC) adalah metode pembatasan yang ketat, yang meliputi :
  • Setiap account memiliki username dan password sendiri.
  • Setiap file/device memiliki atribut(read/write/execution) kepemilikan, group, dan user umum.

Jika kita lakukan list secara detail menggunakan $ls –l, kita dapat melihat penerapan DAC pada file system linux :

d rw- - -x - - - 5 fade users 1024 Feb 8 12:30 Desktop
- rw- r - - r - - 9 Goh hack 318 Mar 30 09:05 borg.dead.letter


-
rw-
r - -
r - -
9
Goh
hack
318
Mar
30
09:05
borg.dead.letter
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Keterangan :





1 =
tipe dari file ; tanda dash ( - ) berarti file biasa, d berarti directory, l berarti file link, dsb
5 =
6 =
7 =
Jumlah link file
Nama pemilik (owner)
Nama Group
2 =
Izin akses untuk owner (pemilik), r=read/baca, w=write/tulis, x=execute/eksekusi
8 =
9 =
10 =
Besar file dalam byte
Bulan dan tanggal update terakhir
Waktu update terakhir
3 =
Izin akses untuk group
11 =
Nama file/device
4 =
Izin akses untuk other (user lain yang berada di luar group yang didefinisikan sebelumnya)




Perintah-perintah penting pada DAC :
  • Mengubah izin akses file :
      1. bu : chmod < u | g | o > < + | - > < r | w | e > nama file,
contoh :
chmod u+x g+w o-r borg.dead.letter ; tambahkan akses eksekusi(e) untuk user (u), tambahkan juga akses write(w) untuk group (g) dan kurangi izin akses read(r) untuk other(o) user.
      1. chmod metode octal, bu: chmod - - - namafile , digit dash ( - ) pertama untuk izin akses user, digit ke-2 untuk izin akses group dan digit ke-3 untuk izin akses other, berlaku ketentuan : r(read) = 4, w(write) = 2, x (execute) = 1 dan tanpa izin akses = 0.
Contoh :
Chmod 740 borg.dead.letter
Berarti : bagi file borg.dead.letter berlaku
digit ke-1 7=4+2+1=izin akses r,w,x penuh untuk user.
digit ke-2 4=4+0+0=izin akses r untuk group
digit ke-3 0=0+0+0=tanpa izin akses untuk other user.

  • Mengubah kepemilikan : chown <owner/pemilik><nama file>
  • Mengubah kepemilikan group : chgrp <group owner><nama file>
  • Menggunakan account root untuk sementara :
~$su ; system akan meminta password
password : **** ; prompt akan berubah jadi pagar, tanda login sebagai root
~#

  • Mengaktifkan shadow password, yaitu membuat file /etc/passwd menjadi dapat dibaca (readable) tetapi tidak lagi berisi password, karena sudah dipindahkan ke /etc/shadow

Contoh tipikal file /etc/passwd setelah diaktifkan shadow:
root:x:0:0::/root:/bin/bash
fade:x:1000:103: , , , :/home/fade:/bin/bash

Lihat user fade, dapat kita baca sebagai berikut :

username : fade
Password : x
User ID (UID) : 1000
Group ID (GUID) : 103
Keterangan tambahan : -
Home directory : /home/fade
Shell default : /bin/bash

Password-nya bisa dibaca (readable), tapi berupa huruf x saja, password sebenarnya disimpan di file /etc/shadow dalam keadaan dienkripsi :
root:pCfouljTBTX7o:10995:0:::::
fade:oiHQw6GBf4tiE:10995:0:99999:7:::

Perlunya Pro aktif password


Linux menggunakan metode DES (Data Encription Standart) untuk password-nya. User harus di training dalam memilih password yang akan digunakannya agar tidak mudah ditebak dengan program-program crack password dalam ancaman bruto force attack. Dan perlu pula ditambah dengan program Bantu cek keamanan password seperti :


  1. Kontrol akses jaringan (Network Access Control)

Firewall linux 1 :
alat pengontrolan akses antar jaringan yang membuat linux dapat memilih host yang berhak / tidak berhak mengaksesnya.

Fungsi Firewall linux :
  • Analisa dan filtering paket
Memeriksa paket TCP, lalu diperlakukan dengan kondisi yang sudah ditentukan, contoh paket A lakukan tindakan B.
  • Blocking content dan protocol
Bloking isi paket seperti applet java, activeX, Vbscript, Cookies
  • Autentikasi koneksi dan enkripsi
Menjalankan enkripsi dalam identitas user, integritas satu session dan melapisi data dengan algoritma enkripsi seperti : DES, triple DES, Blowfish, IPSec, SHA, MD5, IDEA, dsb.

Tipe firewall linux :
  • Application-proxy firewall/Application Gateways
Dilakukan pada level aplikasi di layer OSI, system proxy ini meneruskan / membagi paket-paket ke dalam jaringan internal. Contoh : software TIS FWTK (Tursted Information System Firewall Toolkit)
  • Network level Firewall, fungsi filter dan bloking paket dilakukan di router. Contoh : TCPWrappers, aplikasinya ada di /usr/sbin/tcpd. Cara kerjanya :
Lihat isi file /etc/inetd.conf :
...
telnet stream tcp nowait root /usr/sbin/telnetd
shell stream tcp nowait root /usr/sbin/rshd
pop3 stream tcp nowait root /usr/sbin/pop3d

dengan diaktifkan TCPwrappers maka isi file /etc/inetd.conf :
...
telnet stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd in.telnetd
shell stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd in.rshd -L
pop3 stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd in.pop3d

setiap ada permintaan layanan jarak jauh, dipotong dulu dengan pencocokan rule set yang telah diatur oleh tcp in, jika memenuhi syarat diteruskan ke file yang akan diekseskusi, tapi jika tidak memenuhi syarat digagalkan.


Pengaturan TCPWrapper dilakukan dengan mengkonfigurasi 2 file, yaitu :
  • /etc/host.allow host yang diperbolehkan mengakses.
  • /etc/host.deny host yang tidak diperbolehkan mengakses.

  1. Enkripsi (encryption)

Penerapan Enkripsi di linux :
  • Enkripsi password menggunakan DES ( Data Encryption Standard )
  • Enkripsi komunikasi data :
  1. Secure Shell (SSH) Program yang melakukan loging terhadap komputer lain dalam jaringan, mengeksekusi perintah lewat mesin secara remote dan memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya. Enkripsi dalam bentuk Blowfish, IDEA, RSA, Triple DES. Isi SSH Suite :
  • scp (secure shell copy) mengamankan penggandaan data
  • ssh (secure shell client) model client ssh seperti telnet terenkripsi.
  • ssh-agent otentikasi lewat jaringan dengan model RSA.
  • sshd (secure shell server) di port 22
  • ssh-keygen pembuat kunci (key generator) untuk ssh
Konfigurasi dilakukan di :
  • /etc/sshd_config (file konfigurasi server)
  • /etc/ssh_config (file konfigurasi client)
  1. Secure socket Layer (SSL) mengenkripsi data yang dikirimkan lewat port http.
Konfigurasi dilakukan di : web server APACHE dengan ditambah PATCH SSL.



  1. Logging

Def : Prosedur dari Sistem Operasi atau aplikasi merekam setiap kejadian dan menyimpan rekaman tersebut untuk dapat dianalisa.

Semua file log linux disimpan di directory /var/log, antara lain :

  • Lastlog : rekaman user login terakhir kali
  • last : rekaman user yang pernah login dengan mencarinya pada file /var/log/wtmp
  • xferlog : rekaman informasi login di ftp daemon berupa data wktu akses, durasi transfer file, ip dan dns host yang mengakses, jumlah/nama file, tipe transfer(binary/ASCII), arah transfer(incoming/outgoing), modus akses(anonymous/guest/user resmi), nama/id/layanan user dan metode otentikasi.
  • Access_log : rekaman layanan http / webserver.
  • Error_log : rekaman pesan kesalahan atas service http / webserver berupa data jam dan waktu, tipe/alasan kesalahan
  • Messages : rekaman kejadian pada kernel ditangani oleh dua daemon :
    • Syslog merekam semua program yang dijalankan, konfigurasi pada syslog.conf
    • Klog menerima dan merekam semua pesan kernel

  1. Deteksi Penyusupan (Intrusion Detection)

Def : aktivitas mendeteksi penyusupan secara cepat dengan menggunakan program khusus secara otomatis yang disebut Intrusion Detection System

Tipe dasar IDS :
  • Ruled based system : mencatat lalu lintas data jika sesuai dengan database dari tanda penyusupan yang telah dikenal, maka langsung dikategorikan penyusupan. Pendekatan Ruled based system :
    • Preemptory (pencegahan) ; IDS akan memperhatikan semua lalu lintas jaringan, dan langsung bertindak jika dicurigai ada penyusupan.
    • Reactionary (reaksi) ; IDS hanya mengamati file log saja.
  • Adaptive system : penerapan expert system dalam mengamati lalu lintas jaringan.

Program IDS :
  • Chkwtmp : program pengecekan terhadap entry kosong
  • Tcplogd : program pendeteksi stealth scan (scanning yang dilakukan tanpa membuat sesi tcp)
  • Host entry : program pendeteksi login anomaly (perilaku aneh) bizarre behaviour (perilaku aneh), time anomalies (anomaly waktu), local anomaly.



















Windows NT


Komponen Arsitektur Keamanan NT :

1. Adminisrasi User dan Group

Jenis Account User :
  • Administrator
  • Guest
  • User

Jenis Account Gorup :
  • Administrator
  • Guest
  • User
  • Operator back-up
  • Power user
  • Operator server
  • Operator account
  • Operator printer

Hak User / Grup :
  • Hak basic : acces computer from network, back-up files/directory, change system time, logon locally, manage auditing and security, log (event viewer), restore files and directory, shutdown system, take ownership files or other object, dll.
  • Hak advance : access service and kernel untuk kebutuhan pengembangan system.

2. Keamanan untuk system File

A. NTFS :
  • Cepat dalam operasi standar file (read – write – search)
  • Terdapat system file recovery, access control dan permission.
  • Memandang obyek sebagai kumpulan atribut, termasuk permission access.

B. Proteksi untuk integritas data


Transaction logging : merupakan system file yang dapat di-recovery untuk dapat mencatat semua perubahan terakhir pada directory dan file secara otomatis.
  • Jika transaksi system berhasil NT akan melakukan pembaharuan pada file.
  • Jika transaksi gagal, NT akan melalui :
  • Tahap analisis : mengukur kerusakan dan menentukan lokasi cluster yang harus diperbarui per informasi dalam file log.
  • Tahap redo : melakukan semua tahapan transaksi yang dicatat pada titik periksa terakhir
  • Tahap undo : mengembalikan ke kondisi semula untuk semua transaksi yang belum selesai dikerjakan.

Sector sparing : Teknik dynamic data recovery yang hanya terdapat pada disk SCSI dengan cara memanfaatkan teknologi fault-tolerant volume untuk membuat duplikat data dari sector yang mengalami error. Metodenya adalah dengan merekalkulasi dari stripe set with parity atau dengan membaca sector dari mirror drive dan menulis data tersebut ke sektor baru.


Cluster remapping : Jika ada kegagalan dalam transaksi I/O pada disk , secara otomatis akan mencari cluster baru yang tidak rusak, lalu menandai alamat cluster yang mengandung bad sector tersebut.

C. Fault tolerance : Kemampuan untuk menyediakan redudansi data secara realtime yang akan memberikan tindakan penyelamatan bila terjadi kegagalan perangkat keras, korupsi perangkat lunak dan kemungkinan masalah lainnya.
Teknologinya disebut RAID (Redudant Arrays of inexpensive Disk) : sebuah array disk dimana dalam sebuah media penyimpanan terdapat informasi redudan tentang data yang disimpan di sisa media tersebut.
Kelebihan RAID :
  • Meningkatkan kinerja I/O
  • meningkatkan reabilitas media penyimpanan

Ada 2 bentuk fault tolerance :
    1. Disk mirroring (RAID 1) : meliputi penulisan data secara simultan kedua media penyimpanan yang secara fisik terpisah.
    2. Disk stripping dengan Parity (RAID 5) : data ditulis dalam strip-strip lewat satu array disk yang didalam strip-strip tersebut terdapat informasi parity yang dapat digunakan untuk meregenerasi data apabila salah satu disk device dalam strip set mengalami kegagalan.


3. Model Keamanan Windows NT

Dibuat dari beberapa komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk memberikan keamanan logon dan access control list (ACL) dalam NT :

  • LSA (Local security Authority) : menjamin user memiliki hak untuk mengakses system. Inti keamanan yang menciptakan akses token, mengadministrasi kebijakan keamanan local dan memberikan layanan otentikasi user.
  • Proses logon : menerima permintaan logon dari user (logon interaktif dan logon remote), menanti masukan username dan password yang benar. Dibantu oleh Netlogon service.
  • Security Account Manager (SAM) : dikenal juga sebagai directory service database, yang memelihara database untuk account user dan memberikan layan validasi untuk proses LSA.
  • Security Reference Monitor (SRM) : memeriksa status izin user dalam mengakses, dan hak user untuk memanipulasi obyek serta membuat pesan-pesan audit.

4. Keamanan Sumber daya lokal

Obyek dalam NT [file, folder (directory), proses, thread, share dan device], masing-masing akan dilengkapi dengan Obyek Security Descriptor yang terdiri dari :
  • Security ID Owner : menunjukkan user/grup yang memiliki obyek tersebut, yang memiliki kekuasaan untuk mengubah akses permission terhadap obyek tersebut.
  • Security ID group : digunakan oleh subsistem POSIX saja.
  • Discretionary ACL (Access Control List) : identifikasi user dan grup yang diperbolehkan / ditolak dalam mengakses, dikendalikan oleh pemilik obyek.
  • System ACL : mengendalikan pesan auditing yang dibangkitkan oleh system, dikendalikan oleh administrator keamanan jaringan.

5. Keamanan Jaringan

Jenis Keamanan Jaringan Windows NT :

  • Model keamanan user level : account user akan mendapatkan akses untuk pemakaian bersama dengan menciptakan share atas directory atau printer.
    • Keunggulan : kemampuan untuk memberikan user tertentu akses ke sumberdaya yang di-share dan menentukan jenis akses apa yang diberikan.
    • Kelemahan : proses setup yang kompleks karena administrator harus memberitahu setiap user dan menjaga policy system keamanan tetap dapat dibawah kendalinya dengan baik.
  • Model keamanan Share level : dikaitkan dengan jaringan peer to peer, dimana user manapun membagi sumber daya dan memutuskan apakaha diperlukan password untuk suatu akses tertentu.
    • Keuntungan : kesederhanaannya yang membuat keamanan share-level tidak membutuhkan account user untuk mendapatkan akses.
    • Kelemahan : sekali izin akses / password diberikan, tidak ada kendali atas siap yang menakses sumber daya.




Cara NT menangani keamanan jaringan :

  1. Memberikan permission :
  • Permission NTFS local
  • Permission shere
  1. Keamanan RAS (Remote Access Server)
Melakukan remote access user menggunakan dial-up :
  • Otentikasi user name dan password yang valid dengan dial-in permission.
  • Callback security : pengecekan nomor telepon yang valid.
  • Auditing : menggunakan auditing trails untuk melacak ke/dari siapa, kapan user memiliki akses ke server dan sumberdaya apa yang diakses.
  1. Pengamanan Layanan internet :
  • Firewall terbatas pada Internet Information server (IIS).
  • Menginstal tambahan proxy seperti Microsoft Proxy server.
  1. Share administrative :memungkin administrator mendapatkan akses ke server windows NT atau workstation melalui jaringan

6. Keamanan pada printer

Dilakukan dengan mensetting properties printer :
  1. Menentukan permission : full control, Manage document, print
  2. Biasanya susunan permission pada NT defaulut :
    • Adminstrator – full control
    • Owner – Manage document
    • Semua user – print
  1. Mengontrol print job, terdiri dari :
  • Setting waktu cetak
  • Prioritas
  • Notifikasi (orang yang perlu diberi peringatan)
  1. Set auditing information


7. Keamanan Registry

Tools yang disediakan dalam pengaksesan registry :
  • System policy editor : mengontrol akses terhadap registry editor, memungkinkan administrator mengedit dan memodifikasi value tertentu dalam registry dengan berbasis grafis.
  • Registry editor (regedit32.exe) : tools untuk melakukan edit dan modifikasi value dalam registry.
  • Windows NT Diagnostics (winmsd.exe) : memungkinkan user melihat setting isi registry dan valuenya tanpa harus masuk ke registry editor sendiri.

Tools backup untuk registry yaitu :
  • Regback.exe memanfaatkan command line / remote session untuk membackupr registry.
  • ntbackup.exe : otomatisasi backup HANYA pada Tape drive, termasuk sebuah kopi dari file backup registry local.
  • Emergency Repair Disk (rdisk.exe) : memback-up hive system dan software dalam registry.

8. Audit dan Pencatatan Log

  • Pencatatan logon dan logoff termasuk pencatatan dalam multi entry login
  • Object access (pencatatan akses obyek dan file)
  • Privilege Use (paencatatan pemakaian hak user)
  • Account Management (manajemen user dan group)
  • Policy change (Pencatatan perubahan kebijakan keamanan)
  • System event (pencatatan proses restart, shutdown dan pesan system)
  • Detailed tracking (pencatatan proses dalam system secara detail)
1 Untuk membedakan firewall yang built-in di linux dengan firewall dedicated yang banyak digunakan dalam teknologi jaringan, maka digunakan istilah firewall linux.

https://indahabni.blogspot.com/2011/10/h6-margin-top-0in-margin-bottom-0in.html
Minggu, 14 Agustus 2011

Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal


Tips ini khusus pemula, bagi yang sudah mahir silahkan baca artikel menarik lain yang lebih menarik dan lebih bermanfaat. Berawal dari pertanyaan customer kami yang menanyakan bagaimana cara mengetahui IP address yang mereka pakai saat mengakses internet di hotspot publik seperti mall, cafe, kantor pemerintah dan tempat-tempat lain yang menyediakan hotspot gratis.
Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
Langsung saja dimulai, bagaimana cara mengetahui IP address berdasarkan operating system yang terinstall di komputer atau notebook:
Microsoft Windows XP
  • Klik Start dan lanjutkan dengan klik menu Run.
    Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
  • Ketik cmd kemudian tekan tombol Enter.
  • Setelah jendela Command prompt muncul, ketik ipconfig -all dan lanjutkan dengan menekan tombol Enter.
    Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
  • Selesai, anda bisa lihat berapa IP address yang sedang anda pakai. Pada contoh IP address perangkat tersebut adalah 192.168.2.25, subnet mask 255.255.255.0, gateway 192.168.2.7 dan menggunakan DNS server 192.168.2.7 dan 208.67.222.222 yang merupakan DNS publik milik OpenDNS.
Microsoft Windows 7
  • Klik tombol Start, pada bagian form Search ketik cmd dan kemudian tekan tombol Enter.
    Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
  • Sama seperti pada Windows XP, ketik ipconfig -all.
    Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
  • Selesai juga, lihat berapa IP address yang sedang anda pakai.
Ubuntu Linux dan keluarganya
  • Buka aplikasi terminal window.
    Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
  • Ketik ifconfig kemudian tekan tombol Enter.
    Cara Mengetahui IP Address Komputer Melalui Terminal Image
  • Selesai, IP address di system Linux juga bisa dilihat.
Penjelasan Singkat
  • IP (Internet Protocol) Address adalah deretan angka yang dipakai sebagai identifikasi komputer yang terhubung dengan jaringan (termasuk jaringan internet). Panjang angka ini adalah 32-bit untuk IPv4 (IP versi 4) dan 128-bit untuk IPv6 (IP versi 6).
  • Subnet Mask adalah pengelompokan jaringan yang membedakan ID jaringan yang menunjukkan letak dari suatu sistem-keluarga-jaringan, apakah berada di jaringan lokal atau di jaringan luar (jaringan terluar adalah jaringan internet itu sendiri).
  • Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan jarigan yang lain dengan alokasi protokol yang berbeda. Bisa dikatakan, perangkat ini adalah jembatan yang menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan luar yang lebih besar. Sebagai contoh, lingkungan jaringan HotSpot (lokal) terhubung dengan internet (jaringan luar yang lebih besar).
  • DNS (Domain Name System) adalah sebuah system yang menyimpan informasi tentang nama domain dari sebuah website atau domain yang berada di lingkungan jaringan, bisa jaringan lokal maupun jaringan luar. DNS merupakan faktor yang penting di internet karena menyediakan mengalamatkan IP Address dari sebuah nama domain. Sebagai contoh orang akan lebih mudah menghafal fastncheap.com dari pada menghafal 202.67.11.238 yang merupakan alamat IP dari website FastNCheap.
Cara ini tidak hanya dipergunakan pada koneksi hotspot saja melainkan pada semua jebis koneksi internet, termasuk penggunaan modem GSM maupun CDMA.

https://indahabni.blogspot.com/2011/08/cara-mengetahui-ip-address-komputer.html

Cara Mudah Backup Registry Windows

Setiap kali anda melakukan perubahan pada sebuah system windows, ada baiknya anda melakukan backup terlebih dahulu terhadap system. Begitu juga ketika anda melakukan perubahan pada registry, sebaiknya lakukan backup terlebih dahulu sebelum anda membuat perubahan didalamnya.
Cara Mudah Backup Registry Windows  Image
Semua hardware, operating system, software dan informasi tentang perangkat komputer disimpan dalam registry. Registry adalah jantung dari sistem operasi windows. Berikut adalah cara mudah dan cepat untuk melakukan backup registry windows. Tidak perlu menginstall sebuah aplikasi tambahan untuk melakukannya, hanya sebuah langkah kecil yang sangat bermanfaat buat backup system anda. Dan jangan lupa, ini berlaku pada semua system Windows, baik Windows XP, Windows 2000, Windows Vista maupun Windows 7.
  • Buka registry editor dengan cara klik Start, dan ketik regedit kemudian tekan enter. Kalau di Windows XP, klik Start, Run kemudian ketik regedit dan tekan tombol enter.
    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image
  • Klik File, kemudian klik Export.
    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image
  • Simpan file registry di folder yang anda inginkan.
    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image
Sekarang, registry anda punya cadangan yang bisa di restore kapan saja. Untuk melakukan restore, cukup klik dua kali file yang telah anda simpan tadi.

https://indahabni.blogspot.com/2011/08/cara-mudah-backup-registry-windows.html

Cara Mengetahui Serial Number Software Windows

Lupa dengan serial number dari aplikasi yang telah anda install? Ingin mengetahui berapa serial number dari aplikasi di komputer? Gunakan software SoftKey Revealer untuk menemukan jawabannya!
Cara Mengetahui Serial Number Software Windows Image
SoftKey Revealer adalah sebuah aplikasi kecil yang dapat membantu anda secara cepat berapa serial number dari semua software di sistem operasi Windows. Download aplikasi SoftKey Revealer dari official website SoftKey Revealer dalam bentuk ZIP, ekstrak file yang telah anda download tadi dan jalankan file EXE-nya. Semua serial number software dari windows bisa dilihat termasuk serial number dari Operating System Windows yang anda gunakan.
Jika ingin menyimpan semua serial number yang ada pada system windows anda, klik tombol Save pada bagian bawah. Serial number akan disimpan dalam bentuk TXT di folder yang sama dengan aplikasi SoftKey Revealer.
Anda juga disediakan menu Edit yang membantu anda jika ingin merubah Windows Reg Info di Windows yang anda gunakan.
Masih butuh lebih banyak informasi tentang lisensi dan serial number dari software? Gunakan aplikasi License Crawler yang merupakan aplikasi yang mirip dengan SoftKey Revealer.

https://indahabni.blogspot.com/2011/08/cara-mengetahui-serial-number-software.html
 

© 2010 . - Design Google Blogs - Powered By Rias Indah Purwatiningsih