Cara Install Emulator + SDK Android Secara Offline

Rabu, 15 Agustus 2012



“Android….Android….dan Android….”, kira-kira itulah yang lagi booming di kampus saya. Mulai dari yang rame ikut-ikutan beli hape android sampai yang coba-coba untuk mencicipi programming di platform android. Kalau yang terakhir ini (programming di android)  memang peminatnya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan yang minat dengan hapenya. Berhubung pada mata kuliah pemrograman mobile dan salah satu program kerja UKM Kloso yang menggunakan platform android sebagai media penerapan aplikasinya, banyak deh yang mulai meng-install SDK android. SDK android ukuran file-file’nya lumayan besar, dan itu semua harus di-install via online (download dulu, baru install). FYI, dulu saya hampir butuh waktu 1 bulan untuk men-download semua SDK lengkapnya :D , numpang download dimana-dimana kalo pas lagi ada koneksi internet nganggur+kencang. Dan walaupun koneksinya sudah kencang, tetap saja butuh waktu yang lama karena harus download langsung dari repo-nya Google. Setelah semuanya selesai di-download, barulah saya tau kalo di UGM sudah ada repo lokalnya. File-file SDK-nya disediakan di FTP UGM dan dengan ini kita bisa mendownload-nya langsung+lebih cepat dengan download manager sekelas IDM. Nah, pada postingan kali ini saya akan menjelaskan Cara Install Emulator + SDK Android Secara Offline. Offline disini artinya SDK bisa di-download terlebih dahulu dengan IDM, tanpa menggunakan SDK Manager Android sebagaimana umumnya.
1. Ini saya praktekkan di komputer dengan OS Windows 7, karena ketika saya coba di Ubuntu banyak sekali error-nya.
2. Aplikasi android itu dikembangkan dengan bahasa pemrograman java, jadinya kita harus menginstall JDK terlebih dahulu. Sekedar saran, gunakan JDK versi 1.6, jangan menggunakan JDK versi 1.7. Setelah selesai diinstal, klik kanan my computer > properties > Advanced system settings > Environment Variables. Pilih new (user variables), pada variable name berikan nama PATH dan pada variable value berikan direktori JDK yang telah di-install (C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_25\bin). Klik OK.
3. Download, ekstrak dan install SDK Manager, bisa di download di http://dl.google.com/android/android-sdk_r16-windows.zip. Tampilan SDK Manager yang saya gunakan disini berbeda dengan versi yang terbaru, mengingat saya mendownload SDK Manager versi yang terdahulu.
4. Itu baru SDK Manager-nya, sekarang saatnya untuk men-download file-file SDK-nya. Bisa langsung melalui SDK Manager (ini khusus bagi rekan-rekan yang mau menunggu lama :D ) atau bisa juga melalui repo lokal UGM. Disini saya sarankan melalui repo lokal UGM saja, karena pasti lebih cepat. Ini alamat reponya, http://repo.ugm.ac.id/ekstra/software/android/components/. Akan terlihat banyak list SDK android dengan versi yang berbeda-beda (cari yang untuk windows). Download SDK versi 2.2 (android-2.2_r02-windows.zip).
5. Setelah selesai di-download, ekstrak file android-2.2_r02-windows.zip di direktori instalasi SDK Manager (C:/Program Files/android/platforms). Jika SDK Manager dijalankan kembali, maka pada tab installed pacakge akan muncul SDK yang sudah kita ekstrak tadi.
6. SDK dan SDK Manager sudah terinstall di laptop kita, sekarang kita lanjutkan dengan men-download IDE-nya, disarankan untuk menggunakan Eclipse. IDE Eclipse bisa di download di http://www.eclipse.org/downloads/, pilih Eclipse IDE for Java Developers.
7. Ekstrak IDE Eclipse dan tidak perlu di-install, karena IDE Eclipse ini bersifat executable dan portable.
8. Untuk menghubungkan antara SDK android dengan IDE Eclipse, dibutuhkan ADT (Android Development Tool) plug-in. ADT plug-in bisa di-download di http://developer.android.com/sdk/eclipse-adt.html, versi yang terbaru ialah versi 16. Ekstrak file ADT plugin pada sembarang folder.
9. Jalankan eclipse dan install ADT plugin, melalui Help > Install New Software > Klik tombol Add > Berikan nama dan masukkan direktori dimana file ADT plugin yang telah diekstrak tadi > Centang opsi Developer Tools > Next. Tunggu beberapa saat hingga ADT plugin berhasil ditambahkan di repositori lokal Eclipse.
10. Sekarang kita lanjut untuk mengambil daftar file SDK-SDK yang ada di SDK Manager agar ketika pertama kali Eclipse dijalankan, file SDK-SDK bisa langsung dimuat/load ke dalam Eclipse. Pilih Window > Prefrences > Klik Android > Pada SDK Location, klik Browse dan cari direktori instalasi file-file SDK > Klik Apply. Tunggu beberapa saat hingga semua daftar SDK muncul, klik OK.
11. Sekarang kita sudah dapat mulai untuk membuat aplikasi android, dan jangan lupa untuk membuat emulatornya terlebih dahulu ketika akan mencobanya.
Lumayan panjang dan butuh waktu kan cara install SDK-nya :D …???? OK deh, sekian dulu postingan saya kali ini. Semoga bisa bermanfaat untuk rekan-rekan yang sedang belajar membuat aplikasi di platform Android.

0 koment:

Poskan Komentar

 

© 2010 . - Design Google Blogs - Powered By Rias Indah Purwatiningsih